Kemitraan jangka panjang antara Vxceed dan L'Oréal, yang telah berlangsung lebih dari satu dekade, mencapai tonggak penting dengan peningkatan menyeluruh dan peluncuran kembali solusi Sales Force Automation (SFA) mereka, yang kini di-rebranding menjadi “Spark.”
Bagi L'Oréal, “Spark” merepresentasikan gagasan bahwa satu percikan kecil dapat menyalakan kekuatan besar, mendorong efisiensi, produktivitas, dan pengambilan keputusan yang lebih cerdas di seluruh ekosistem penjualan.
Revamp ini telah mentransformasi aplikasi pengambilan pesanan dasar menjadi platform sales enablement yang multifaset, memberdayakan tim penjualan untuk beroperasi dengan efisiensi, visibilitas, dan wawasan yang lebih besar.
Meskipun telah menggunakan SFA dari Vxceed selama lebih dari sepuluh tahun, tim penjualan L'Oréal terutama masih mengandalkan fitur pengambilan pesanan dasar. Keterbatasan ini membatasi kemampuan tim penjualan untuk memaksimalkan dampak mereka selama kunjungan ke outlet.
Di tingkat manajerial, para manajer garis depan juga tidak memiliki visibilitas real-time atas aktivitas lapangan, sehingga menyulitkan pemantauan eksekusi penjualan dan dukungan bagi tim di lapangan secara efektif.
Menyadari kebutuhan akan platform penjualan yang lebih cerdas dan modern, Vxceed dan L'Oréal berkolaborasi untuk meluncurkan kembali solusi ini dengan kapabilitas yang ditingkatkan, berfokus pada produktivitas, visibilitas, analitik, dan pemberdayaan tim lapangan.
Peluncuran kembali ini menghadirkan sejumlah fitur yang dirancang untuk meningkatkan setiap aspek kunjungan salesman:
Kisah sukses ini merupakan hasil dari upaya lintas-fungsi yang berdedikasi antara tim Vxceed dan L'Oréal.
Ankita Hegde memimpin inisiatif ini dari pihak Vxceed, didukung oleh Deepan Kumar dan tim implementasi yang lebih luas.
Bersama-sama, kedua tim menavigasi ekspektasi bisnis yang terus berkembang, tantangan keselarasan teknis, dan kebutuhan rollout berskala besar untuk menghadirkan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional L'Oréal.
Setelah peluncuran yang sukses, sesi pelatihan dilaksanakan di berbagai wilayah utama, termasuk Mumbai, Bangalore, Kolkata, dan Delhi, untuk memastikan adopsi yang mulus di seluruh tim. Kolaborasi ini kemudian berkembang lebih jauh untuk mendukung inisiatif transformasi digital L'Oréal yang terus bertumbuh.
Peningkatan saat ini baru menandai fase pertama dari kolaborasi yang diperbarui ini.
Vxceed dan L'Oréal kini tengah bekerja untuk mengintegrasikan SFA merek ini dengan kapabilitas AI dan Machine Learning (AI/ML) tingkat lanjut, termasuk mesin rekomendasi cerdas, keterlibatan berbasis gamifikasi, dorongan cross-sell dan upsell, serta kerangka visibilitas risiko/peluang.
Peningkatan ini diharapkan dapat lebih jauh mengotomatiskan alur kerja, meningkatkan produktivitas lapangan, dan menghadirkan wawasan bisnis prediktif untuk pengambilan keputusan yang lebih cerdas.
Seperti disampaikan Ankita Hegde, ini baru permulaan dari sebuah perjalanan menuju ekosistem penjualan L'Oréal yang sepenuhnya efisien dan mandiri.