Lighthouse DMS adalah sistem manajemen distributor yang memberi distributor Anda kendali inventori real-time, fulfillment pesanan otomatis, dan transparansi trade spend penuh, sehingga setiap transaksi dari sell-in hingga sell-out dilacak, direkonsiliasi, dan bekerja untuk merek Anda.
Sistem manajemen distributor (DMS) adalah perangkat lunak yang digunakan merek CPG atau FMCG untuk menjalankan dan memantau jaringan distribusinya di luar batas internal perusahaan. Sistem ini menghubungkan merek dengan distributor, sub-distributor, dan outlet yang mereka layani, sehingga pesanan, inventori, skema, dan klaim bergerak melalui satu sistem, bukan lagi melalui spreadsheet yang tersebar dan rekonsiliasi akhir bulan.
Primary sales adalah apa yang dikirim merek kepada distributornya, dan sebagian besar merek dapat melihatnya dengan jelas di ERP mereka sendiri. Secondary sales adalah apa yang dijual lebih lanjut oleh distributor tersebut kepada retailer dan outlet, dan visibilitasnya biasanya menghilang begitu stok keluar dari depot. Sistem manajemen distributor menangkap secondary sales di tingkat distributor dan outlet, sehingga perencanaan permintaan mencerminkan apa yang sesungguhnya diserap pasar, bukan hanya apa yang telah dikirim.
Karena DMS melacak inventori distributor secara real-time, merek dapat melihat cakupan stok per SKU di setiap distributor, menangkap kehabisan stok pada produk fast-moving sebelum kehilangan penjualan, dan merekonsiliasi skema trade secara otomatis. Klaim untuk kerusakan, retur, dan belanja promosi diajukan, disetujui, dan diselesaikan dalam ledger yang sama, sehingga mempersingkat siklus klaim dan menjaga akuntabilitas trade spend.
Sistem manajemen distributor adalah tulang punggung distribusi dan inventori, yang berpasangan dengan sales force automation (SFA) sistem yang digunakan sales rep lapangan untuk mengambil pesanan dan menjalankan eksekusi ritel di pasar. Bersama-sama, kedua sistem ini memberi merek satu tampilan yang saling terhubung, mulai dari salesperson di outlet hingga stok di gudang distributor.
Menerapkan DMS di seluruh jaringan distributor sama besarnya sebagai program perubahan maupun program perangkat lunak. Lighthouse dirancang untuk mengonboarding distributor secara bertahap, terintegrasi dengan sistem ERP dan fulfilment yang sudah ada, serta menstabilkan pelaporan sejak awal, sehingga adopsi tetap terjaga di jaringan besar multi-tier, bukan terhenti setelah wilayah pertama.
Enam kapabilitas yang menghubungkan seluruh jaringan distribusi Anda dalam satu platform, menggantikan rekonsiliasi manual, titik buta kanal, dan operasi DT yang terputus dengan data real-time, alur kerja otomatis, dan tampilan terpadu atas setiap transaksi.
Lighthouse DMS terhubung secara native dengan sistem ERP dan fulfillment Anda. Konektor siap pakai, sinkronisasi dua arah real-time, tanpa beban middleware.
Lighthouse 3.0 sangat andal secara teknologi, dilengkapi dengan peningkatan fitur untuk memenuhi kebutuhan tim penjualan dan mitra distribusi kami yang terus berkembang. Arsitekturnya yang siap menghadapi masa depan memungkinkan kami merespons tantangan pasar yang muncul dengan gesit.
Sistem manajemen distributor adalah perangkat lunak yang digunakan merek CPG atau FMCG untuk mengelola dan memantau jaringan distribusinya, menghubungkan merek dengan distributor, sub-distributor, dan outlet. Sistem ini menyatukan pesanan distributor, inventori, skema trade, dan klaim ke dalam satu platform, memberi merek visibilitas real-time atas secondary sales, alih-alih bergantung pada spreadsheet distributor dan laporan akhir bulan.
Sistem manajemen distributor mengelola distribusi, inventori distributor, dan klaim. Sistem sales force automation (SFA) adalah yang digunakan sales rep lapangan untuk mengambil pesanan dan menjalankan eksekusi ritel di outlet. Sebagian besar merek CPG menjalankan keduanya, dan Lighthouse menghubungkan keduanya sehingga pesanan yang dibukukan sales rep di lapangan langsung mengalir ke stok dan fulfilment distributor tanpa perlu entri ulang.
Secondary sales adalah penjualan dari distributor kepada retailer dan outlet yang dilayaninya. Sistem manajemen distributor menangkap data ini pada saat terjadinya, melalui billing distributor dan pencatatan pesanan lapangan, sehingga merek dapat melihat offtake pasar yang sesungguhnya berdasarkan SKU dan geografi, bukan hanya primary sales yang telah dikirim ke distributor.
Ya. Lighthouse DMS terhubung secara native dengan sistem ERP dan fulfilment melalui konektor siap pakai serta sinkronisasi dua arah secara real-time, tanpa perlu lapisan middleware yang harus dikelola. Primary order, master data, dan posting keuangan tetap selaras antara ERP merek dan jaringan distribusi.
Linimasa bergantung pada jumlah distributor, tingkatan (tier) dalam jaringan, dan lanskap ERP yang digunakan. Lighthouse dirancang untuk rollout bertahap, mengonboarding distributor per wilayah dan menstabilkan pelaporan sejak awal, sehingga jaringan multi-tier berskala besar dapat go-live secara bertahap, bukan melalui satu kali cutover berisiko tinggi.
Setiap operasi distribusi CPG berbeda dalam struktur, geografi, dan bauran kanal. Tim kami akan memandu Anda melalui demo yang disesuaikan dengan use case dan cara jaringan Anda beroperasi.