Cek kematangan RTM Anda | Asesmen 6 Menit
Lihat SkorLighthouse by Vxceed menjalankan sales force automation, manajemen distributor, dan van sales untuk merek barang konsumen di Filipina, Myanmar, dan seluruh Asia Tenggara. Platform ini dibangun untuk general trade yang terfragmentasi, rute toko sari-sari, dan wilayah dengan konektivitas yang sering terputus.
Lighthouse SFA bekerja offline, sehingga tenaga van sales dan pre-sales tetap bisa menerima pesanan di toko sari-sari dan outlet pedesaan, dan data tersinkron saat kembali terhubung.
Loadout van yang terstruktur memeriksa kuantitas dan harga secara otomatis. Stok carry-forward meningkatkan perputaran van, dan settlement berjalan otomatis, dengan perlindungan jika perangkat hilang.
Lighthouse DMS menampilkan stok distributor, secondary sales, penjualan kredit, dan invoice tertunda, dengan satu set master data untuk harga, outlet, dan produk.
Tenaga penjual mencatat audit display dan data outlet saat kunjungan, sehingga tim komersial dapat mengukur ketersediaan, visibilitas, dan aktivasi, serta menegakkan standar eksekusi.
42 distributor terdigitalisasi dalam tiga bulan dari rencana enam bulan, dengan adopsi digital 100% di seluruh rute van sales dan pre-sales. Baca studi kasus
108 distributor pindah ke Lighthouse 3.0 dalam 6 hari tanpa downtime dan dengan integritas data 100%. Baca studi kasus
DMS lama digantikan dengan Lighthouse DMS dan Central, sehingga distributor mendapat persetujuan lebih cepat dan visibilitas real-time atas stok, penjualan, dan settlement. Baca studi kasus
Aieen Brooks tentang bagaimana data dan kemitraan yang tepat memperkuat eksekusi penjualan. Tonton wawancaranya
Workshop UAT dan pengujian langsung bersama distributor dan tim lapangan sebelum go-live.
Tim Vxceed mengunjungi toko sari-sari dan rute untuk melihat cara tenaga penjual bekerja, lalu menyesuaikan produk dengan konteks lokal.
Dukungan disesuaikan dengan jam pasar setempat, dan masalah kritis diselesaikan dalam 24 jam selama rollout Mega Sardines.
Vxceed menyelenggarakan percakapan T-Talk tentang FMCG Asia Tenggara, seperti FMCG Indonesia 2026.
Lighthouse mengubah cara kami menjalankan penjualan dan distribusi sehari-hari. Informasi menjadi tersedia dan bisa digunakan, memberi kami visibilitas yang lebih baik, kendali yang lebih kuat, dan eksekusi yang lebih konsisten di seluruh van sales dan distributor. Kematangan sistem dan pengalaman global VXCEED membuat kami tidak perlu memulai dari nol, dan tim mereka mendampingi kami dengan erat sepanjang rollout.
Ya. Mega Prime Foods, perusahaan di balik Mega Sardines, menjalankan Lighthouse untuk SFA, DMS, dan van sales di Filipina. Perusahaan ini mendigitalisasi 42 distributor dalam tiga bulan dari rencana enam bulan, melampaui target awal 33, dengan adopsi digital 100% di seluruh rute van sales dan pre-sales. Baca studi kasus.
Kisah pelanggan mencakup Filipina (Mega Prime Foods), Myanmar (merek minuman yang memindahkan 108 distributor ke Lighthouse 3.0 dalam 6 hari tanpa downtime), serta merek perawatan pribadi global yang mengotomatiskan distributive trade di Asia Tenggara dengan Lighthouse DMS dan Central.
Ya. Lighthouse SFA bekerja offline, sehingga tenaga van sales dan pre-sales tetap bisa menerima pesanan dan membuat invoice di rute dengan konektivitas lemah atau tanpa sinyal, dan data tersinkron saat kembali terhubung. Distributor yang lebih kecil dapat menggunakan aplikasi DMS Lite, yang juga bekerja offline. Lighthouse DMS versi lengkap berjalan online.
Tergantung jumlah distributor dan rute. Mega Prime Foods membawa 42 distributor ke Lighthouse dalam tiga bulan, dari rencana enam bulan. Sebuah merek minuman di Myanmar memigrasikan 108 distributor ke Lighthouse 3.0 dalam 6 hari tanpa downtime.
Ya. Lighthouse memiliki konektor siap pakai untuk SAP, Oracle, Microsoft Dynamics 365, Navision, dan BPICS, sehingga pesanan, invoice, stok, dan master data tetap sinkron dengan ERP Anda.
Tim kami akan memandu Anda melalui demo yang disusun sesuai pasar, distributor, dan rute Anda.